Monday, February 21, 2011

Fenomena Duduk Paling Depan

Kelas pun dimulai dan satu persatu mahasiswa/i mulai memasuki ruangan dan mengambil posisi masing masing yang puuaalliinnngg pooolll!!

dan ternyata yang posisi favorite manusia dimanapun adalah bangku paling belakang!!
kenapa oh mengapa??

selidik punya selidik ternyata ini uadh emang trendnya. Katanya seh trend orang orang yang duduk belakang itu keren,cool, dan sebagainya, Tapi ada juga yang beralasan kalo dia duduk dibelakang karena takut jadi bualn bulanan sang pengajar (dosen).
Wah kalo menurut saya seh selama kita siap dengan apapun yang terjadi dimanapin duduk kita gak ngefek kali yaaa??

Mengambil posisi didepan juga banyak memberikan dampak positif kayak konsentrasi lebih tinggi, teruussss lebih fokus, jarak tatap muka dan penglihatan terhadap objek juga makin jelas.

Intinya mari berlomba-lomba kedepan, menjadi kepala, jangan jadi ekor!!
READ MORE - Fenomena Duduk Paling Depan

BELAJAR JADI HOBBY

SEJARAHNYAAAA, saya tidak pernah menemukan orang yang ketika ditanya,, hobinya apaaaa?? dia jawab

BELAJAR!!!

kenapa yaaa??

apakah karena takut disangka anak yang sombong dan sok atau memang kenyataannya tidak seorangpun yang menyukai kegiatan belajar!!
jreng jreng mengapa oh mengapa??

saya juga tidak pernah menyukai belajar tapi saya ingin menyukai kegiatan belajar.. Hhhmmmm apa mungkin??

sekarang kita putar balik saja. Saya mempunyai hobby bermain musik dan olahraga basket. Kenapa saya menjadikan itu hobby saya? karena aktifitas itu jarang dilakukan dan sepanjang saya hidup sampai sekarang kuantitas belajar saya lebih banyak dari bermain musik dan basket.

Okehh kita putar balik. Mari kita jadikan subjek kegiatan kita sehari hari yaitu bermain musik dan basket. Kemudian kita jadikan belajar adalah aktifitas yang paling kita nanti nantikan sama seperti kita menantinantikan bermain musik atau basket saat kita terjebak dalam rutinitas belajar. Pastinya akan ada yang mengatakan hobby saya belajar..

Saya yakin kita akan mengalami keefektifan belajar yang luarbiasa..
:)
READ MORE - BELAJAR JADI HOBBY

Thursday, February 17, 2011

PERISTIWA SARA di Indonesia

Saya buka untuk mengintmidasi suatu kelompok ataupun suatu agama. Sudah semua orang mengetahui bahwa agama diciptkan oleh Tuhan agak kedamaian dan keteraturan manusia dapat terjadi. Tidak perduli agama apapun itu yang pasti seorang yang benar benar beriman akan agamanya pasti mengetahui bahwa hal yang paling hakiki dari agama itu adalah kedamaian dan kerukunan dan hal yang baik

alngkah tragisnya Indonesia dinodai oleh suatu kebrutalan dari sekelompok orang yang mana menurut saya tidak mengerti sama sekali mengenai agama mereka. Bahkan saya yang seorang agama yang berbeda meyakini bahwa agama mereka pasti mengajarkan sesuatu ang baik sehingga begitu besar dan banyak pengikutnya . Mengapa hal ini bisa disalah artikan?
Kembali lagi manusia yang selalu ingin mngerti akan penciptanya dan selalu mendalami bagaimana penciptanya akan semakin dan semakin berpikir bahwa Tuhan mereka adalah Tuhan yang mereka ciptakan dari akal budi mereka. Mereka lalu mengambil keputusan dan pengetahuan sepihak manusia. Alangkah indahnya jika kita membagi apa yang menjadi kewajiban kita terhadap Tuhan kita dan apa yang menjadi kewajiban kita terhadap sesama kita.Tuhan bekerja untuk setiap orang dan jangan berpikir bahwa Tuhan bekerja hanya untuk beberapa orang. Jika kita beranggapan bukan siapa yang paling benar dan namun berpikir adalah bagaimana membagi kebenaran secara benar pasti tidak akan ada timbul perlakuan yang tidak benar untuk mencapai kebenaran. Hanya satu ingatlah "Tuhan bekerja terhadap setiap orang !!
READ MORE - PERISTIWA SARA di Indonesia

kembali menulis

Entah ada yang membaca atau tidak . Bahkan entah ada yang membuka atau tidak. Saya rasa saya tidak perduli akan hal itu. Namun yang saya lebih tekankan bagaimana membuat sesuatu hal yang mungkin akan berguna bagi orang lain. Saya akan memulai lagi menulis segala hal yang ada di pikiran saya.Karena pikiran saya begitu istimewa sama istimewanya dengan pikiran pikiran manusia lainnya yang tentunya berbeda dalam memikirkan sesuatu.

POSTING INI AKAN MENJADI GARIS PERMULAAN BAGI SAYA UNTUK MENULIS SESUATU.
READ MORE - kembali menulis

Wednesday, August 18, 2010

Pahlawan nasional yang beragama nasrani

DIRGAHAYU REPOEBLIK INDONESIA YANG KE-65
MERDEKA!!!!

syalom,
Terbesit di pikiran saya untuk membuat posting mengenai topik ini karena pernah suatu saat ketika berselancar di dunia maya, tidak sengaja saya membaca ada tulisan yang menyerukan bahwa "hanya islam yg memerdekakan Indonesia"
dengan alasan bahwa orang kristen merupakan antek penjajah karena agama ini dibawa oleh penjajah dan bahwasanya pengusiran terhadap penjajah dipengaruhi oleh semangat jihad,?? well well,, well..
mari kita lihat beberapa orang yang sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional yang beragama nasrani.,,
cekidot!!

1.Laksamana Muda Udara Agustinus Adisutjipto.

Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda Anumerta[1] (lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 3 Juli 1916 – meninggal di Bantul, Yogyakarta, 29 Juli 1947 pada umur 31 tahun) adalah seorang pahlawan nasional dan seorang komodor udara Indonesia.
Adisutjipto dilahirkan 3 Juli 1916 di Salatiga, mengenyam pendidikan GHS (Geneeskundige Hoge School) (Sekolah Tinggi Kedokteran) dan lulusan Sekolah Penerbang Militaire Luchtvaart di Kalijati.
Pada tanggal 15 November 1945, Adisutjipto mendirikan Sekolah Penerbang di Yogyakarta, tepatnya di Lapangan Udara Maguwo, yang kemudian diganti namanya menjadi Bandara Adisutjipto, untuk mengenang jasa beliau sebagai pahlawan nasional.
Beliau dimakamkan di pekaman umum Kuncen I dan II, dan kemudian pada tanggal 14 Juli 2000[1] dipindahkan ke Monumen Perjuangan di Desa Ngoto, Bantul, Yogyakarta.

2.Pahlawan Nasional dari Maluku Thomas Matulesy
Tentunya tak asing lagi pahlawan yang satu ini karena terukir di uang seribu rupiah kertas
Kapitan Pattimura yang bernama asli Thomas Matulessy, ini lahir di Negeri Haria, Saparua, Maluku tahun 1783. Perlawanannya terhadap penjajahan Belanda pada tahun 1817 sempat merebut benteng Belanda di Saparua selama tiga bulan setelah sebelumnya melumpuhkan semua tentara Belanda di benteng tersebut. Namun beliau akhirnya tertangkap. Pengadilan kolonial Belanda menjatuhkan hukuman gantung padanya. Eksekusi yang dilakukan pada tanggal 16 Desember 1817 akhirnya merenggut jiwanya.

Di Saparua, Thomas Matulessy dipilih oleh rakyat untuk memimpin perlawanan. Untuk itu, ia pun dinobatkan bergelar Kapitan Pattimura. Pada tanggal 16 mei 1817, suatu pertempuran yang luar biasa terjadi. Rakyat Saparua di bawah kepemimpinan Kapitan Pattimura tersebut berhasil merebut benteng Duurstede. Tentara Belanda yang ada dalam benteng itu semuanya tewas, termasuk Residen Van den Berg.
Kapitan Pattimura gugur sebagai Pahlawan Nasional. Dari perjuangannya dia meninggalkan pesan tersirat kepada pewaris bangsa ini agar sekali-kali jangan pernah menjual kehormatan diri, keluarga, terutama bangsa dan negara ini.

3.Yos Sudarso (1925-1962)
Pahlawan Nasional Laksamana Madya Yosaphat Sudarso, yang lebih dikenal dengan panggilan Yos Sudarso, kelahiran Salatiga, 24 November 1925, gugur dalam pertempuran di atas KRI Macan Tutul dalam pertempuran Laut Aru 13 Januari 1962 pada masa kampanye Trikora. Namanya kini diabadikan pada sebuah KRI dan pulau
pangkat terakhir sebagai laksamana madya atau setingkat admiral (kalo di onepiece udah jago banget nekh)
Tanda Penghormatan:
Pahlawan Pembela Kemerdekaan

4.Wage Rudolf Supratman (1903–1938)
Penggubah Lagu Indonesia Raya
Udah terkenal sejak dahulu kalo talent seorang kristiani itu paling hebat kalo di dunia lagu. Siapa sangka penggubah lagu nasional adalah seorang nasrani.
Tingginya jiwa kebangsaan dari Wage Rudolf Supratman menuntun dirinya membuahkan karya bernilai tinggi yang di kemudian hari telah menjadi pembangkit semangat perjuangan pergerakan nasional. Semangat kebangsaan, rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka dalam jiwanya dituangkan dalam lagu gubahannya Indonesia Raya. Lagu yang kemudian menjadi lagu kebangsaan negeri ini.
Supratman tepatnya lahir di Jatinegara, Jakarta, tanggal 9 Maret 1903. Menamatkan sekolah dasarnya di Jakarta, kemudian melanjutkan ke Normaal School Ujungpandang. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia masih tetap tinggal di Ujungpandang dan sempat bekerja sebagai guru Sekolah Dasar kemudian ke sebuah perusahaan dagang. Kebolehannya bermain musik biola serta menggubah lagu diperolehnya dari kakaknya semasa menjalani pendidikan dan bekerja di Ujungpandang ini. Dari Ujungpandang, ia kemudian pindah ke Bandung menekuni profesi sebagai seorang wartawan. Profesi itu terus ditekuninya hingga ia akhirnya mudik ke kota kelahirannya, Jakarta.

5.Ignatius Slamet Rijadi (tidak ada foto)
Slamet Rijadi dilahirkan di Kampung Danukusuman Solo pada Rebo Pon, 28 Mei 1926 dengan nama Soekamto. Karena semasa kecil sering sakit, namanya diganti menjadi Slamet. "...ketika di SMP Negeri II Solo banyak anak bernama Slamet. Maka oleh gurunya diberi tambahan nama, maka jadilah sampai sekarang Slamet Rijadi," kata Kolonel (Purn) Soejoto, teman main Pak Met sejak kecil, yang kemudian menjadi anak buah saat bergerilya di daerah Solo, menumpas gerombolan DI di Jawa Barat, dan dalam operasi menumpas RMS mulai dari Pulau Buru sampai ke Pulau Ambon, Maluku.
Pemerintah mengangkat Brigadir Jenderal (Anumerta) Slamet Rijadi sebagai Pahlawan Nasional. Dalam upacara di Istana Negara Jumat 9/11/07, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menyampaikan anugerah Bintang Mahaputera Utama. Lalu, pada Senin (12/11/07) siang, KSAD Jenderal Djoko Santoso bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peresmian patung Ignatius Slamet Rijadi di Jalan Slamet Rijadi, jalan raya yang membelah kota Solo, Jawa Tengah.

6.Mangihut Mangaradja Hezekiel Manullang
Nama Panggilan:Tuan Manullang
Lahir:Tarutung, 20 Desember 1887 (Sekampung dengan teman kita)
Meninggal:Jakarta, 20 April 1979 (dimakamkan di Tarutung)
Penghargaan:
Pemerintah RI pada tanggal 2 Oktober 1967 menganugerahi penghargaan sebagai Pahlawan Perintis Kemerdekaan
Digelari Tuan Manullang, seorang jurnalis, cendekiawan dan pendeta pejuang pers nasional dan pahlawan perintis kemerdekaan. Menimba ilmu hingga ke negeri singa, dan saat berusia 19 tahun telah menerbitkan koran Binsar Sinondang Batak (1906). Juga mendirikan organisasi sosial politik Hatopan Kristen Batak (HKB) setelah bergaul dengan para pendiri Syarikat Islam. Di bawah bendera HKB, ia menerbitkan surat kabar Soara Batak (1919-1930) untuk menentang penindasan penjajah Belanda lewat pena. Akibat tulisannya, ia dipenjara di Cipinang.

7.Robert Wolter Monginsidi
Tanggal 14 Februari 1925, dari kandungan ibu pertiwi lahirlah seorang anak bangsa nan perkasa, Robert Wolter Monginsidi, anak suku Bantik di pesisir desa Malalayang, sebagai putera ke 4 dari 11 bersaudara, hasil buah cinta Petrus Monginsidi dengan Lina Suawa. Wolter Monginsidi dengan panggilan kesayangan “BOTE” tumbuh sebagai seorang anak yang berani, percaya diri, jujur, serta cerdas dan pantang menyerah.
Menuntut ilmu pengetahuan menjadi tekadnya yang bulat walau situasi dan kondisi sangat berat untuk diterobos. Namun dengan semangatnya yang membara ia berjuang merebut peluang memasuki dunia pendidikan HIS tahun 1931, kemudian melangkah penuh kepastian ke Sekolah MULO Frater Don Bosco Manado dan berlanjut ke Sekolah Pertanian yang didirikan Jepang di Tomohon serta Sekolah Guru Bahasa Jepang, yang akhirnya membawa dia sebagai guru Bahasa Jepang di Malalayang Liwutung dan Luwuk Banggai dalam usia muda 18 tahun.

Genggaman tangan-tangan penjajah, semakin membangkitkan semangat juang Wolter Monginsidi, untuk terus mengejar cita-citanya, belajar dan terus belajar, sampai ia memapaki kakinya di Makassar dan masuk SNIP Nasional kelas III di tahun 1945.

8.Prof. Dr. Ir. Herman Johannes (mantan rektor UGM )
Prof. Dr. Ir. Herman Johannes lahir tanggal 23 Mei, beliau sendiri tidak megetahui secara pasti tahun dia lahir. Pak Jo, begitulah panggilan akrabnya, mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke Technische Hogerschool atau Sekolah Tinggi Teknik di Bandung (STT) berbekal nilai tertinggi waktu sekolah Menengah. STT ini menjadi Fakultas Teknik UGM setelah pindah ke Yogyakarta. Pak Jo adalah mahasiswa yang cerdas, ulet dan kreatif. Bahkan ia pernah memuat tulisannya di majalah terkemuka saat itu, yaitu De Ingenieur in Netherlandsch Indie. Sambi melanjutkan kuliah beliau juga mengajar di STT. Akhirnya ia diwisuda pada Oktober 1946. Pak Jo ini ternyata suka sekali pada ilmu Fisika. Meskipun beliau adalah mahasiswa Teknik Sipil, ia diberi kepercayaan mengajar ilmu fisika di sekolah kedokteran. Pada saat itu, Pak Jo juga berjuang sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) mewakili daerah Bali, NTB, dan NTT.
Perjuangan Pak Jo dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga sangat mengesankan. Pak Jo menggunakan laboratorium perguruan tinggi kedokteran untuk merakit berbagai jenis persenjataan pembunuh dan penghancur musuh. Pada tangal 5 November 1945, Pak Jo datang ke Yogyakartamemenuhi panggilan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) untuk membangun laboratorium persenjataan markas tertinggi tentara. Kemudian Pak Jo membangun laboratrium Knalwik, bahan peledak dan granat tangan di Sekolah Menengah Tinggi (SMT) Kota Baru yang kini adalah SMAN 3 Padmanaba dan berbagai macam pabrik senjata. Di dalam laboratorium itulah para dosen, asisten, dan mahasiswa perguruan tinggi Kedokteran dan Sekolah Tinggi Teknik bekerja.

itulah sebagian pahlawan pahlawan yang beragama nasrani dan secara tegas dapat menyatakan bahwa tidak ada alasan yang mengatakan kristiani tidak berkontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan
Pada dasarnya semua agama sangat tidak mengajarkan penjajahan dan penindasan.
Pahlawan Nasional tidaklah berjuang karena dilandasi faktor agama yang dibawanya melainkan karena dirinya merasa terusik dan jiwa nasionalis terganggu sehingga membawa semangat kemerdekaan atas bangsa dan negri terhadap segala bentuk penjajahan.
So, tidaklah baik membawa agama yang dikaitkan dengan perjuangan pahlawan dalam memerdekakan Indonesia karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan perjuangan oleh seluruh bangsa juga!!

akhir kata
MERDEKA!!

READ MORE - Pahlawan nasional yang beragama nasrani

Monday, August 2, 2010

mau curhat dan konseling seputar dunia kerohanian??

teman teman punya masalah,,
punya pertanyaan seputar masalah kekeristenan dan kerohanian??
banyak pergumulan dan butUh bantuan doa serta dukungan,,
masuk ke sini

sekarang sudah bayak sekali website website kristen yang siap melayani umat Tuhan melalui dunia maya, tetapi apaka teman teman semuanya sudah mengetahuinya..
ini beberapa website yang menarik untuk dikunjungi..

1.Jawaban.com



website ini terbilang sangat lengkap denga ada fitur konseling online,forum diskusi, tidak hanya seputar dunia kekeristenan tapi segala sudut kehidupan semuanya lengkap dibahas,bahkan sampai seni,fotografi ,keuangan,kesehatan,info terkini dan banyak fitur lainya yang sangat menarik..
yang paling unik yaitu konsleing online 24 jam nya yang langsung dilayani via chat dan dilayani sangat baik.

2.kristenonline.com



tampilan awal terkesan kurang menarik tetapi jangan salah di dalamnya banyak sekali sub sub penjelasan mengenai kekristenan, apalagi ditambah adanya dukungan software software gratis yang disediakan untuk menunjang kehidupan kita. Jadi KMK'ers wajib mengunjungi website yang satu ini.

3.in-christ.net



situs ini juga menarik dengan tampilan yang cukup dibilang mengundang minat untuk masuk lebih dalam. Begitu juga di dalamnya, banyak fitur yang disediakan seperti artikel, dan forum yang dimana kita semua dapat bertukar pikiran dan sharing di dalamnya.Topik yang dibicarakan pun menarik dan uptodate seputar kehidupan kristiani sehingga situs yang satu ini jangan sampai ketinggalan untuk dijelajahi.

4. ekaristi.org




nah ini situs yang sangat menarik terutama bagi anak2 katolik karena situs ini berisi seputar katolik. Sajiannya pun sangat menarik mulai dari berita,forum,dan banyak fitur video dan musik yang siap disantap. Jadi buat KMK'ERS apalagi buat yang katolik ni wajib masuk sini ya.

5.airhidup.com



nah ini menurut TS tampilannya paling elegan dan menarik. Nama websitenya aja udak menarik sekali airhidup.com. Ditambah lagi tampilannya yang sangat apik tentunya menambah daya tarik orang buat menjelajahi kehidupan di website ini. Fitur yang disediakan pun sangat lengkap mulai dari artikel, sampai lagu,sermon dan lyric lagu semua ada. So, jagan tunggu lagi segera ke TKP.

itu dia top 5 teratas menurut TS, tapi kalo mnurut KMK'ERS ada yang lain silahkan tinggalkan pesan . Gak hanya itu masih banyak ribuan website lainya yang berisi seputar kekristenan seperti
http://sarapanpagi.org
http://salib.net
http://ladangtuhan.com
http://www.houseofglory.com
http://www.akupercaya.com

nah jagan pada diliatin aja,, masuk, daftarkan dan segera bergabung serta aktif menjadi anggoa, Dijamin menambah pengetahuan dan menambah iman saudara saudara,,
ok segera ke TKP
READ MORE - mau curhat dan konseling seputar dunia kerohanian??

Thursday, July 29, 2010

Sejarah Kristen Lutheran dan Katolik di Indonesia




Puji TUHAN sekarang kita sudah bisa beribadah dengan tenang, dengan nyaman dan mempunyai landasan undang undang yang mengatur kebebasan beribadah. Walaupun tidak bisa dipungkiri di beberapa tempat sering terjadi aksi yang mempersulit keberadaan agama kita dan mengganggu ketenangan ibadah kita.
Tapi itulah konsekuensi kita dimana memang sejak dahulu kala keberadaan Kristiani tidak selalu dapat diterima oleh banyak pihak.
Bagaimana sejarah masuknya agama Kristen sehingga bisa melayani hingga sampai saat ini? mari,,,

sejarah masuknya Agama Katolik
agama Katolik merupakan agama yang pertama kali muncul dan berkembang sangat pesat terutama di kawasan eropa. Dengan memakai pusat di vatikan, misionaris misionaris disebar bersama dengan melalui armada armada kapal penjelajah. Misi gold,glory, and gospel yang mengikutsertakan agama sebagai misi utama penjelajah eropa turut serta menjadi faktor penyebar agama Katolik.
Agama katolik diyakini pertama kali dibawa oleh penjelajah Portugis yang mendarat di Maluku utara. Tokoh misionaris yang paling berperan dalam penyebaran agama katolik di daerah ini adalah Fransiskus Xaverius (seorang Santo yang disebut kehidupannya sangat mirip dengan gaya hidup Yesus)di antara 1546-1547 terutama di Ambon,Saparua dan Ternate.

Sejak berubahnya struktur kekuasaan di mana sebagian besar raja dan ratu di eropa memeluk agama kristen lutheran membuat penyebaran agama Katolik sempat terhenti. Apalagi sejak didirikannya VOC tahun 1619 - 1799, membuat pergerakan misionaris sejenak terhenti. Segala perbuatan yang bersifat menyebarkan agama Katolik dilarang.

Barulah ketika Raja Lodewijk naik takhta yang memeluk agama Katolik berkuasa, Penyebaran Agama Katolik kembali berkembang pesat. Pada tanggal 8 Mei 1807 pimpinan Gereja Katolik di Roma mendapat persetujuan Raja Louis Napoleon untuk mendirikan Prefektur Apostolik Hindia Belanda di Batavia (sejalan dengan sejarahnya Katedral Jakarta)

namun ada anggapan bahwa berkembangnya agama Katolik di Maluku buka merupakan yang pertama kali. Adalah suatu daerah di pantai barat Sumatra di pelabuhan tertua di Indonesia yaitu Barus (dahulu pancur). Berita tersebut dapat dibaca dalam sejarah kuno karangan seorang ahli sejarah Shaykh Abu Salih al-Armini yang menulis buku "Daftar berita-berita tentang Gereja-gereja dan pertapaan dari provinsi Mesir dan tanah-tanah di luarnya". yang memuat berita tentang 707 gereja dan 181 pertapaan Serani yang tersebar di Mesir, Nubia, Abbessinia, Afrika Barat, Spanyol, Arabia, India dan Indonesia.
Dengan terus dilakukan penyelidikan berita dari Abu Salih al-Armini kita dapat mengambil kesimpulan kota Barus yang dahulu disebut Pancur dan saat ini terletak di dalam Keuskupan Sibolga di Sumatera Utara adalah tempat kediaman umat Katolik tertua di Indonesia. Di Barus juga telah berdiri sebuah Gereja dengan nama Gereja Bunda Perawan Murni Maria

hingga saat ini keberadaan agama katolik cukup besar dengan penganut sekitar 3,6 % dari populasi penduduk Indonesia dan.


Sejarah agama kristen Protesten di Indoensia

Agama Kristen berkembang pesat setelah pemerintahan kolonial dikuasai oleh VOC (1619). Misionaris banyak disebar di seluruh kawasan nusantara terutama di bagian Papua,Sulawesi dan bagian utara sumatera dimana pengaruh kerajaan Islam belum sampai di daerah ini.Biasanya pekabaran Injil dilakukan tersebar di koloni-koloni pemerintah Belanda di sejumlah pulau di Indonesia, antara lain di Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Irian, Halmahera, Buru, Poso, Sangir, dan Talaud. Dengan misionaris misionaris dari eropa seperti dari German, Amerika, Belanda dan wilayah lain yang beraliran Kristen Lutheran , agama Kristen ternyata tidak begitu mudah diterima masyarakat.


Menarik,, dan mengharukan,, begitulah kisah penyebaran agama Kristen Lutheran di tanah Batak. Penyebaran agama Kristen di tanaha batak pertama kali dilakukan oleh pdt.Burton Ward pada Juli 1824, namun karena orang batak yang terkenal ganas dan aksi kanibalismenya membuat niat perkabaran menjadi terkendala sehingga misi ini gagal.

Tahun 1825 terjadi pembantaian bangsa batak oleh Tuanku imam bonjol yang mebinasakan hampir separuh bangsa batak. Sejak itu , bangsa batak sangat curiga terhadap kaum pendatang. Bisa jadi sikap itulah yang diperlihatkan peristiwa Samuel Munson dan Henry Lyman yang mati martir di Sisangkak (sekarang masuk Kecamatan Adiankoting) 28 Juli 1834. Dua misionaris utusan Gereja Amerika dibunuh Raja Panggalamei. Mayat mereka di pertontonkan di sebuah pekan di Lobupining, tidak jauh dari Sisangkak, sebagai tanda kemenangan. Konon, mayat kedua martir itu dimakan hingga tinggal kerangka.

akhirnya DR.I.L Nommensen datang dari gereja jerman untuk memeberitakan injil di tanah batak. Pengetahuan Nommensen mengenai adat istiadat batak serta kemampuannya dalam bahasa batak menyebabkan pesatnya pengabaran injil di tanah batak dan dapat diterima baik sehingga satu persatu orang2 percaya kepada TUHAN dan dimana-mana mulai berdiri gereja.


sampai sekarang misi penyebaran injil di Indonesia masih berlangsung terutama di daerah daerah pedalaman yang masih terisolasi. Namun saatnya gereja tidak lagi memperhitungkan kuantitas tetapi kualitas umatnya agar semakin kuat dan makin tebalnya iman jemaat.


READ MORE - Sejarah Kristen Lutheran dan Katolik di Indonesia